Ulasan Ejen Ali Musim 3 Episode 2 ‘Misi: Boleh’

Senin, 11 Juli 2022, 22:53 - 1 Menit, 14 Detik Membaca

Ulasan Ejen Ali Musim 3 Episode 2 ‘Misi: Boleh’

Musim 3 Episode 2 ‘Misi: Boleh’ – Kamis, 30 Juni 2022

Ejen Ali Musim 3 kini hadir dalam episode kedua. Menurut saya episode ini semakin berperan besar dalam menyuguhkan banyak tantangan baru dan berbagai rintangan yang harus dilewati para agen MATA.

Di sinopsis Disney+ Hotstar, ditulis dan diceritakan Ali merasa dirinya bersalah dalam bergabung dalam MATA ini. Ia bersalah lantaran mengingat sang ibu yang pernah mengikuti kompetisi dan agen MATA ini. Namun apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang saya saksikan di episode kedua ini? Dan apa yang sebenarnya diceritakan di episode kedua Ejen Ali Musim 3 ini?

Dalam episode ini, kompetisi MATA akan terbagi atas 3 babak yaitu Dinding Bergerak, Robotik dan Tangga Heksagonal. Dalam dinding bergerak, Ali, Alicia dan kontestan MATA lainnya harus melewati dinding yang bergerak setiap beberapa detik sekali, dan semakin jauh semakin cepat durasi pergerakannya (bahkan ada yang mustahil dilewati semudah yang dipikirkan). Dalam Robotik, kontestan harus bertarung melawan para robot dan menghindari tembakan laser mereka. Dan di babak Tangga Heksagonal, kontestan MATA ditantang untuk mengingat pola dimana beberapa lantai heksagonal akan hilang dan muncul kembali dalam waktu dan posisi yang berbeda. Kontestan masing-masing akan mendapatkan posisi, dimana yang paling tercepat dan terdepan akan mendapatkan posisi pertama, kedua dan seterusnya sampai di posisi paling terakhir, serta mengumpulkan skor dan poin terbanyak.

Skor akhir dan posisi akhir diperoleh Ali di peringkat keempat diantara 20 temannya yang lainnya. Awalnya ia ditempatkan di posisi kelima, namun posisinya ditukar dengan seseorang yang terbukti melakukan kecurangan sehingga posisinya ditukar menjadi posisi terendah. Nantinya, MATA harus melewati setiap bagian kompetisi yang akan diberikan di tiap episode pada kedepannya.

Artikel Terkait