Seperti ‘Terbunuh’-nya Media Cetak Anak, Majalah Bobo Junior dan Mombi Berhenti Terbit

Sabtu, 24 Desember 2022, 21:37 - 3 Menit, 6 Detik Membaca

Seperti ‘Terbunuh’-nya Media Cetak Anak, Majalah Bobo Junior dan Mombi Berhenti Terbit

KUTUBUKUKARTUN – Satu lagi majalah bacaan anak-anak alami ‘wafat’ cetak. Setelah berhentinya Kiddo pada Desember 2016, giliran Bobo Junior, varian anak prasekolah dari Majalah Bobo besutan Kompas Gramedia yang harus menghentikan percetakannya bersama dengan majalah Mombi dan Mombi SD yang juga sama-sama dari Kompas Gramedia.

Melalui instagram resmi @majalah_bobo, mereka mengumumkan bahwa mereka telah berhenti menerbitkan beberapa majalah prasekolah KG yaitu Bobo Junior, Mombi SD dan Mombi.

Mombi si Beruang

Mombi sendiri adalah majalah terbitan Kompas Gramedia untuk anak prasekolah umur 3-7 tahun atau playgroup, pra TK dan TK A/B. Pertama kali majalah ini terbit pada awal tahun 2000-an (tidak diketahui kapan pertama kali majalah ini berdiri.

Mombi adalah seekor beruang antropomorfik yang tinggal di Kota Beruang, dimana ia tinggal bersama ayah, ibu dan adiknya Loli. Penampilan mombi pernah mengalami perubahan sekali, khusus mombi SD sendiri mengalami penampilan yang sama dengan mombi TK. Beberapa segmentasi/rubrik yang cukup populer di Majalah Mombi adalah komik Taman Ceria (Bubu Beruang, Oli si ulat, Rusa si rusa dan Gia si Gajah), komik Monster2 Cilik (Monci, Monti, Monra, Monja, dan kakak beradik Noki dan Nika), segmentasi menggambar, menyambung garis dan mewarnai untuk anak prasekolah ataupun sekolah, proyek DIY/hasta karya atau craft, hingga resep masakan untuk pembaca orangtua anak dan masih banyak lagi.

Sementara itu, untuk Majalah Bobo Junior sendiri adalah versi prasekolah dari majalah Bobo Reguler. Diketahui majalah ini pertama kali terbit sekitar tahun 2001. Penampilannya Bobo Junior tidak jauh beda dengan Bobo Reguler.

Walau keduanya berhenti terbit, namun majalah Bobo reguler masih akan tetap dipertahankan oleh kompas gramedia, terlebih majalah tersebut tengah akan merayakan ulang tahunnya ke-50 tahun 2023 ini. Majalah Bobo pertama kali terbit pada 14 April 1973 dan termasuk majalah yang telah mencerdaskan 3 generasi anak dari X, Y, hingga Z (Milenial).

Majalah ini adalah versi Indonesia dari majalah serupa di Belanda dengan penyesuaian isi. Di Indonesia, terdapat 2 versi Majalah Bobo. Bobo yang ditujukan untuk anak usia SD terbit seminggu sekali setiap hari Kamis, sedangkan Bobo Junior yang difokuskan untuk anak prasekolah hingga TK (hingga 21 Desember 2022), merupakan adaptasi langsung dari Belanda, terbit 2 minggu sekali setiap hari Rabu, keduanya diterbitkan oleh Kelompok Kompas Gramedia. Di Belanda sendiri, majalah Bobo terbit sebulan sekali oleh penerbit Blink.nl.

Slogan Majalah Bobo adalah Teman Bermain dan Belajar, karena memberi pendidikan melalui bacaan yang menarik bagi anak-anak sekaligus mengandung unsur permainan.

Bobo adalah seekor kelinci berwarna biru yang sangat nakal namun cerdik bernama Bobo yang selalu mengenakan sweater berwarna merah berhuruf “b” (pada terbitan 1980 hingga awal 1990an sempat berganti huruf “B” besar) dan celana biru tua, bersama Krabbel, kakak perempuannya (diadaptasi menjadi Coreng, dalam versi Indonesia, Coreng merupakan adik Bobo), dan juga sahabatnya Tjerk (diadaptasi menjadi Doni dalam versi Indonesia) merupakan tokoh yang diadopsi dari majalah aslinya.

Majalah Bobo yang terbit seminggu sekali, secara reguler membantu pembacanya belajar dengan menyediakan artikel berisi soal-soal pelajaran SD dari kelas satu sampai kelas enam. Pelajaran yang dimuat antara lain adalah Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan PPKn, sedangkan majalah Bobo Junior lebih ditujukan untuk anak prasekolah (kisaran usia 3-7 tahun).

Salah satu rubrik yang cukup populer di majalah Bobo adalah rubrik komik Paman Kikuk, Husin dan Asta, menceritakan Kikuk dan ponakannya Husin dan piaraannya Asta menjalani kehidupan yang jenaka dan unik, Cerita dari Negeri Dongeng (aka Oki Nirmala) yang menceritakan Nirmala sang ratu baik hati yang tinggal bersama para kurcaci bernama Oki dan Felip, dimana ketiganya melindungi Negeri Dongeng dari ancaman seorang penyihir bernama Pipiyot yang ingin menguasai negeri Dongeng. Selain itu ada juga Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang yang merupakan seekor gajah perempuan/betina berwarna pink yang sering membantu orang-orang dengan belalainya yang bisa membentuk berbagai benda seperti gelas, mobil atau bahkan pesawat terbang. Bona & Rongrong pernah dibuat pula serial animasinya dan pernah ditayangkan di TV7 sekitar tahun 2000-an, begitu juga dengan adaptasi seri live action Cerita dari Negeri Dongeng.

Kira-kira, apakah diantara kalian ada yang masih ingat dengan majalah Bobo Junior atau Mombi TK/SD

Artikel Terkait